Posts Tagged Manfaat dataran rendah dan tinggi

Manfaat Alam

Buat kalian yang pusing cari tugas tentang kenampakan alam, mungkin tulisan ini dapat sedikit membantu agar tidak terlalu repot mencari, silakan copas :)

Kawan-kawan, manakah tempat yang ingin kamu kunjungi saat liburan? Adakah di antara kamu yang ingin ke pantai? Ataukah kamu ingin ke pegununganp; Ya, keduanya memang sangat menarik untuk dikunjungi. Bersyukurlah kepada Tuhan, karena kita masih bisa menikmati keindahan panorama alam.
Bentuk-bentuk permukaan bumi yang membentang luas, yang kamu lihat itulah yang dinamakan kenampakan alam. Kenampakan alam disebut juga bentang alam. Kenampakan alam di setiap wilayah berbeda-beda. Setiap wilayah memiliki ciri khas masing-masing. Hal ini disebabkan bentuk kenampakan atau bentang alam di muka bumi tidak rata.
Bentuk kenampakan alam di muka bumi terdiri atas bentuk muka bumi daratan dan muka bumi perairan. Apa yang kamu ketahui tentang muka bumi daratan dan muka bumi perairan? Kawan – kawan tentu pernah melihat gunung dan pegunungan. Itu semua merupakan bentuk muka bumi daratan. Muka bumi daratan terdiri atas muka bumi daratan yang luas dan muka bumi daratan yang sempit.

Muka bumi daratan yang luas dinamakan benua. Bumi yang kita tempati ini terbagi atas enam benua yaitu Asia, Australia, Amerika, Afrika, Eropa, dan Antartika. Sementara bentuk muka bumi daratan yang lebih sempit dinamakan pulau.
Kenampakan muka bumi daratan memiliki berbagai bentuk relief. Selain gunung dan pegunungan, juga berupa dataran tinggi, dataran rendah, dan sebagainya.

Adapun muka bumi perairan terbagi menjadi perairan air asin dan perairan air tawar. Perairan air asin meliputi samudra, laut, dan selat. Sedangkan perairan air tawar terdiri atas danau dan sungai.

Kenampakan alam merupakan bentuk muka bumi. Kenampakan alam disebut juga dengan istilah bentang alam. Setiap daerah mempunyai kenampakan alam yang berbeda-beda. Ada yang datar, ada yang berbukit-bukit. Ada pula daerah yang tertutup atau digenangi oleh air. Seperti sungai dan laut.

Pada dasarnya kenampakan alam dibagi menjadi 2 bagian yaitu kenampakan alam wilayah daratan dan kenampakan alam wilayah perairan.

1. Kenampakan Alam Wilayah Daratan

Wilayah daratan adalah bagian dari permukaan bumi yang tidak digenangi air dan berbentuk padat. Kenampakan alam yang termasuk wilayah daratan adalah sebagai berikut:

a. Dataran rendah

Dataran rendah adalah wilayah datar yang memiliki ketinggian  0 – 200 m di atas permukaan laut. Pada peta, dataran rendah biasanya digambarkan dengan warna hijau. Dataran rendah banyak dimanfaatkan untuk pemukiman, industri dan pertanian. Ibu kota propinsi di Indonesia hampir semuanya berada di dataran rendah dan dekat dengan laut. Seperti kota Jakarta, Surabaya dan Pontianak. Manfaat dataran rendah sebagian besar untuk lahan pertanian tanaman pangan dan perkebunan kelapa, padi, palawija dan tebu.

b. Dataran tinggi

Dataran Tinggi adalah wilayah daratan luas yang terletak pada ketinggian di atas 200 meter dari permukaan air laut. Dataran tinggi disebut juga plateau atau plato. Pada peta, dataran tinggi biasanya digambarkan dengan warna coklat. Contoh dataran tinggi di Indonesia adalah Dataran Tinggi Dieng (Jawa Tengah), Dataran Tinggi Alas (Aceh), Dataran Tinggi Bone (Sulawesi Selatan). Dataran tinggi sangat cocok untuk kegiatan wisata dan perkebunan. Tanaman yang cocok untuk perkebunan antara lain teh, cengkeh,
kopi, sayuran dan buah-buahan, bunga dan kina. Dapatkah kamu menyebutkan contoh
sayuran dan buah-buahan dari dataran tinggi?

c. Pantai

Pantai adalah wilayah perbatasan antara daratan dan laut. Pantai ada yang landai ada yang terjal. Pantai banyak yang dimanfaatkan sebagai tempat wisata. Contohnya adalah Pantai Carita (Banten), Pantai Senggigi (NTB), Pantai Ancol (DKI Jakarta), dan Pantai Kasih (Aceh). Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki garis pantai sepanjang 81.000 kilometer.

Pantai landai banyak dimanfaatkan antara lain:
– untuk perikanan dan tambak, hasilnya udang dan bandeng. Contohnya Pantai utara Jawa,
– untuk rekreasi dan olahraga atau objek wisata, contohnya Pantai Parangtritis di Yogyakarta dan Pantai Kuta di Bali, dan

- untuk tambatan perahu-perahu nelayan, contohnya pantai Pacitan di Jawa Timur dan pantai Ayah di Jawa Tengah.

- untuk pembuatan garam

Pantai terjal atau curam biasanya terdapat goa-goa yang dihuni burung walet. Sarang burung walet diambil oleh penduduk sekitar dan dimanfaatkan sebagai bahan makanan atau obat-obatan. Pantai Karangbolong di Jawa Tengah banyak terdapat goa yang dihuni burung walet.

d. Gunung

Gunung adalah bagian bumi yang menonjol tinggi dengan ketinggian puncaknya di atas 600 m. Gunung dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

1) Gunung berapi

Gunung berapi terbentuk oleh lapisan material yang keluar dari perut bumi. Gunung berapi yang masih hidup atau aktif gejala yang tampak adalah timbulnya ledakan atau letusan. Kegiatan gunung berapi diawasi oleh Jawatan Geologi. Jawatan ini memiliki alat pencatat gempa bumi yang disebut seismograf. Beberapa bentuk gunung api, yaitu : gunung api kerucut (strato), gunung api Landai (Maar) dan gunung api Perisai (tameng). Bentuk ini
dipengaruhi oleh letak dapur magma dan sifat magma yang keluar dari perut bumi.

2) Gunung tidak berapi

Gunung tidak berapi merupa-kan gunung yang sudah tidak aktif lagi. Gunung tidak berapi sangat kecil kemungkinan untuk meletus. Gunung tidak berapi sering juga disebut gunung mati. Contoh gunung tidak berapi adalah Gunung Muria (Jawa Tengah), Gunung Tambora (NTB), dan Gunung Melawan (Kalimantan Tengah).

Gunung terdiri dari tiga bagian. Yaitu puncak, lereng dan kaki gunung. Tanah yang berada di sekitar gunung sangat subur. Mengapa bisa demikian?
Karena mengandung fosfor dan silika yang berasal dari letusan gunung. Hal ini menyebabkan lereng dan kaki gunung banyak ditumbuhi pohon-pohon lebat dan cocok untuk kegiatan perkebunan.

Gunung memiliki manfaat bermacam-macam, antara lain:
– gunung dapat dijadikan sebagai tempat rekreasi,
– material letusan gunung api dalam waktu lama dapat menyuburkan tanah, pasirnya dapat untuk bahan bangunan,
– gunung sebagai pengatur iklim dan penyimpan air, serta
– keluarnya magma menyebabkan terangkatnya barang tambang ke muka bumi.

e. Pegunungan

Pegunungan adalah rang-kaian gunung yang sambung menyambung satu sama lain. Pe-gunungan juga sering dimanfaatkan untuk tempat wisata. Selain karena udaranya yang sejuk juga karena pemandangan di pegunungan sangat indah.

Contoh pegunungan di Indonesia adalah Pegunungan Kendeng (Jawa Tengah), Pegunungan Sibolangit (Aceh), Pegunungan Bukit Barisan (Bengkulu-Jambi), dan Pegunungan Jayawijaya (Papua).

Manfaat pegunungan antara lain:

- untuk usaha perkebunan bunga, sayuran dan tanaman industri,

- sebagai tempat peristirahatan, camping dan wisata alam, serta

- tempat tumbuh hutan sebagai daerah perlindungan hewan dan tumbuhan agar tidak punah.

f. Tanjung

Tanjung merupakan daratan yang menjorok ke laut. Tanjung kadang disebut dengan istilah Ujung. Tanjung yang luas disebut semenanjung. Tanjung banyak dimanfaatkan untuk membangun pelabuhan. Contoh tanjung di Indonesia adalah Tanjung Perak (Surabaya-Jatim), Tanjung Priok (DKI Jakarta), Tanjung Batu (Kalimantan Timur) dan Ujung Kulon (Jawa Barat).

g. Delta

Delta adalah daratan yang berada di tengah sungai. Biasanya di muara sungai. Muara sungai merupakan pertemuan antara air sungai dan air laut.

Contoh
dari delta adalah Delta Sungai Bengawan Solo yang bermuara di Laut Jawa, dan Delta Sungai Mahakam di Kalimantan yang bermuara di Selat Makasar

h. Pulau

Pulau adalah daratan yang dikelilingi oleh air. Di Indonesia terdapat pulau-pulau besar dan beribu-ribu pulau kecil. Seperti Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Irian, Jawa, dan beribu-ribu pulau kecil. Sedangkan pulau yang dikelilingi danau, yaitu pulau Samosir di danau Toba.

i. Lembah

Lembah merupakan tanah rendah di kanan kiri sungai. Di kaki gunung juga terdapat lembah. Lembahmembentang melalui dataran dan perbukitan. Lembah dengan dinding (tebing) curam disebut ngarai. Ngarai terbentuk oleh aliran sungai.

Daerah lembah tanahnya
subur. Jadi sungai cocok dijadikan areal pertanian. Daerah ini subur karena dilewati aliran air. Biasanya dari daerah sekitarnya yang relatif lebih tinggi. Lembah terbentuk secara bertahap. Kebanyakan karena erosi air ketika mengalir dari daerah yang lebih tinggi di sekelilingnya.

Ukuran, bentuk, dan penyebab terjadinya Lingkungan lembah bervariasi. Ada yang terbentuk karena aliran air tetap. Bisa juga karena proses lain. Misalnya karena tenggelamnya permukaan bumi yang retak, hingga berada di bawah daerah di sekitarnya. Lembah ini disebut lembah retakan. Lembah yang terbentuk oleh aliran air dan diperbesar
oleh lelehan gletser, disebut lembah gletser.

2. Kenampakan Alam Wilayah Perairan

Wilayah perairan merupakan bagian dari permukaan bumi yang tergenangi air. Kenampakan alam yang termasuk wilayah perairan adalah sebagai berikut:

a. Sungai

Sungai adalah aliran air yang panjang yang berasal dari mata air dan bermuara atau berakhir di laut.

Manfaat sungai bagi masyarakat sekitar antara lain:

- untuk irigasi mengairi sawah,

- tempat memelihara ikan dengan menggunakan keramba,

- sebagai prasarana transportasi dan perdagangan  /pasar terapung,

- dapat untuk pembangkit listrik.

b. Danau

Danau adalah daratan yang cekung dan terisi oleh air. Pada umumnya genangan air danau relatif luas. Berdasarkan cara terbentuknya ada dua macam, yaitu danau buatan dan danau alam. Danau buatan adalah danau yang dibuat oleh manusia dengan cara membendung aliran sungai. Danau buatan sering disebut waduk.

Danau alam adalah danau yang terbentuk oleh peristiwa alam, antara lain karena letusan gunung api, gerakan kulit bumi, dan pelarutan batuan kapur oleh air hujan. Danau yang berukuran relatif kecil disebut telaga, rawa, atau paya- paya.

Manfaat danau atau waduk antara lain:

- menampung air hujan sehingga bisa mengurangi banjir,

- pengairan sawah dan industri,

- tempat memelihara dan penangkapan ikan, dan

- untuk olahraga air dan rekreasi.

c. Laut

Laut adalah genangan air yang sangat luas dan dalam. Kedalamannya mencapai 1.000 meter atau lebih. Sedangkan kedalaman laut tepi antara 0 meter sampai 200 meter. Air laut rasanya asin karena mengandung garam.

Di dalam laut terdapat banyak kehidupan, antara lain tumbuhan laut, kerang, dan berjenis-jenis ikan. Laut di Indonesia sangat luas, melebihi luas daratannya. Dua per tiga (2/3) wilayah Indonesia berupa laut atau perairan. Laut di Indonesia antara lain Laut Jawa, Laut Sulawesi, Laut Flores, Laut Banda, Laut Buru, Laut Seram, dan sebagainya.Manfaat laut bagi kehidupan manusia sangat banyak, antara lain:

- laut merupakan penyumbang terjadinya hujan dan pengatur iklim,

- air laut diolah menjadi garam, contohnya di Sumenep Madura,

- dari dalam laut kita memperoleh berjenis-jenis ikan, kerang, dan rumput laut yang dapat diolah menjadi makanan dan obat-obatan, serta

- laut juga dimanfaatkan untuk olahraga air, jalur transportasi, dan lain sebagainya.

d. Selat

Selat adalah laut sempit di antara dua pulau. Kedalamannya berkisar antara 200 meter sampai 1.000 meter. Selat ada yang dibuat oleh manusia. Selat buatan disebut terusan
atau kanal. Manfaat selat antara lain sebagai jalur angkutan antarpulau. Alat angkutanyang digunakan adalah kapal feri. Kapal ini termasuk kapal penumpang.

Contoh selat adalah Selat Sunda (antara pulau Jawa dan Pulau Sumatera) dan selat Bali (antarapulau Jawa dan pulau Bali).

e. Teluk

Teluk merupakan laut yang menjorok ke daratan. Teluk di Indonesia sangat banyak. Teluk banyak dimanfaatkan untuk pelabuhan dan tempat wisata.

Contoh teluk di Indonesia adalah Teluk Penyu, Teluk Semarang, Teluk Cendrawasih
dan Teluk Bone.

f. Rawa.

Rawa merupakan daerah yang digenangi air dengan tanahnya berlumpur. Rawa biasanya terdapat di daerah pantai. Keberadaan rawa sangat penting yakni mencegah dari kerusakan atau pencemaran lingkungan. Karena memiliki manfaat yang besar, rawa harus dijaga kelestariannya.

g. Samudera

Samudra adalah perairan yang luasnya melebihi luas laut.  Kedalaman samudera lebih dari 1.000 meter. Wilayah Indonesia diapit oleh dua samudra, yaitu Samudra Pasifik dan Samudra Hindia.

Manfaat dengan luasnya perairan di sekitar kita menyebabkan iklim yang menguntungkan, yaitu tidak terlalu panas pada siang hari dan tidak terlalu dingin pada malam hari

, , , , ,

Leave a comment

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.